Skip to main content

Penyebab Komputer Gagal Booting Dan Cara Mengatasinya

Ketika anda menghidupkan komputer, sebelum masuk ke windows atau sistem operasi lain,komputer akan melakukan proses booting. Proses booting normalnya hanya berlangsung beberapa detik saja, namun kadang kala bisa saja menjadi sangat lama atau bahkan berhenti disatu titik atau bisa dikatakan gagal booting.

Jika layar komputer anda hanya Background Hitam dengan tulisan tertentu atau bahkan hanya menampilkan kedap-kedip dari kursor untuk waktu yang cukup lama dan tidak terlihat tanda-tanda masuk ke windows. Bisa dipastikan bahwa komputer anda mengalami gagal booting.

Sebelum anda membawa keahlinya, ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengatasi hal tersebut. Dengan cara dibawah ini yang saya akan jelaskan.

Masalah pada sistem operasi

1. Terserang Virus

Beberapa virus seperti Trojan bisa menyerang file system, merusak, mengubah, hingga menghapusnya. Untuk itu anda menggunakan anti Virus yang terpercaya untuk menghalau datangNya virus2 tersebut.

2.     File system operasi rusak atau corrupt

Kerusakan Registery pada system operasi bisa disebabkan oleh virus malware, proses penguninstallan software yang tidak berjalan dengan baik. 

Namun penyebab registery hilang/korup bisa juga terjadi karena motherboard yang sudah lemah atau rusak. Merepair OS hanya akan mengatasi permasalahan sementara saja, anda harus menggantinya untuk menyelesaikan masalah. Cara merepair sistem operasi windows :

  • Masuk keMenu Bios dengan cara menekan tombol F2 
  • Ubah Boot option, pastikan First Boot adalah DVD/USB 
  • Setelah itu save dan exit Bios, lalu system operasi akan kembali berjalan 
  • Pastikan DVD / USB instalasi Windows / sistem operasi lain sudah terpasang, lalu segera tekan  tombol sembarang ketika muncul pesan "Press any key to boot from DVD " atau USB.
3. Kesalahan pada software / Drivers yang terinstal

Kesalahan ini bisa terjadi jika anda mengintsal software dengan sistem operasi yang digunakan komputer anda / drivers yang tidak kompatibel dengan hardware yang terpasang, 

Jika kemungkinan ini terjadi kesalahan penginstalan (tidak kompatibel) anda sebaiknya mengingat-ingat software yang terakhir anda instal sebelum komputer menjadi tidak bisa booting. Ini perlu, supaya anda bisa yakin software mana yang anda harus uninstal untuk memperbaiki gagal booting.

Cara untuk menguninstall software yang gagal booting
  • Jalankan komputer menggunakan save mode. Caranya dengan menekan tombol F5 
  • Setelah masuk save mode, buka control panel >Uninstall program lalu pilih software yang terakhir anda instal tersebut 
  • Setelah proses uninstall berhasil, Restart komputer anda kembali, lalu biarkan system Windows berjalan dalam mode normal. Jika gagal booting memang terjadi karena adanya software yang tidak kompatibel, niscaya komputer anda akan kembali berjalan sebegaimana mestinya.
Masalah pada Hardware

1. Masalah pada hardisk

Jika pada saat menghidupkan komputer, booting terhenti dengan tulisan "Disk Boot failure..." pada layar komputer anda maka masalah terjadi pada akses data hardisk anda.  Bisa jadi kabel data pada hardisk yang rusak.

untuk memastikan hardisk anda rusak, anda dapat melakukan bebrapa langkah Sbb :
  • Pertama pastikan tidak ada DVD atau USB Sistem operasi yang terpasang, jika ada coba lepas dan restart komputer.
  • Periksa sambungan kabel data hardisk, pastikan terpasang dengan benar. Jika masih bermasalah, coba anda ganti kabel tersebut, jika masih bermasalah juga maka kemungkinan besar hardisk anda bermasalah.
  • Ganti hardisk anda dengan yang lain, jika bisa berjalan dengan baik berarti masalah ada pada hardisk anda, gantilah hardisk anda segera sebelum semakin parah kerusakannya.
2. Masalah pada RAM

Jika RAM rusak, dilayar bahkan tidak akan tampil apapun. Namun anda bisa mengeceknya dengan mencoba memindahkan RAM pada socket yang lain .Sebelumnya coba bersihkan pin tembaga pada RAM menggunakan penghapus pensil.

3. Hardware mengalami Overheating

Overheating bisa terjadi jika anda memaksa komputer anda untuk bekerja berat dan waktu yang cukup lama, tanpa jeda istirahat. Overheating bisa merusak Komponen-Komponen yang ada dalam komputer, hardware yang paling rentang mengalami kepanasan adalah Processor.






Itulah Artikel untuk mengatasi komputer teman-teman yang gagal booting SELAMAT MENCOBA!!!!

Comments

Popular posts from this blog

Bunyi Beep pada award BIOS

Code Beep pada award BIOS, saya harap kamu juga sudah membaca artikel ini: Kode Beep pada AMI BIOS Kode Beep                            Pengertian #1,Beep 1x panjang terus terus-menerus :RAM rusak,atau tidak terpasang dengan benar. #2.Beep 1x panjang,1x pendek  :Ada masalah dengan RAM atau Motherboard #3.Beep 1x  panjang, 2x pendek : Graphic Card rusak atau tidak terpasang dengan benar. #4.Beep 1x panjang,3x pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar. #5.Beep 1x panjang,9x pendek :Ada masalah dengan BIOS/BIOS rusak. Terus terang untuk kasus ini solusinya susah.Karena kita harus membelikan chipset BIOS baru yang spesifikasinya sama, dan itu sulit didapat. ...

Piranti keluaran (Output Device)

Kali ini kita akan membahas Artikel tentang alat keluar dari Komputer, atau yang biasa disebut dengan Output.Tapi sebelum lanjut, saya sarankan ada juga membaca artikel di bawah ini!: Baca juga : alat Input Komputer Pengertian Output Device atau biasa disebut perangkat keluaran adalah perangkat yang berguna untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Sebenarnya apapun yang kita kerjakan pada sebuah komputer, semua itu akan bisa ditampilkan atau dikeluarkan melalui perangkat keluaran saja. Minimal, harus ada 10 contoh dan fungsinya yang harus dipahami agar bisa mengenal apa itu komputer dan perangkat-perangkatnya. Berikut adalah macam-macam perangkat Output Device (perangkat keluaran) pada komputer,beserta gambar fungsi dan penjelasannya. 1. Monitor Monitor adalah sebuah perangkat keras yang digunakan untuk mengeluarkan hasil pemprosesan yang dilakukan oleh komputer berupa informasi yang dibutuhkan oleh seseorang yang memakai komputer. 2. Prin...

pengujian perakitan komputer

Setelah selesai melakukan perakitan langkah selanjutnya adalah tahap pengujian hasil perakitan komputer.  Pemeriksaan hasil dalam perakitan komputer(PC) Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program setup BIOS sebagai berikut. a).  Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan  monitor dan suara dari speaker. b).  Program Post dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang di komputer.        Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan  bunyi beep             secara teratur sebagai  kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui            indikasi kesalahan yang dimaksud adalah kode beep. c).  Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST...